class

Pimpinan Pesantren Persis 7 Cempakawarna mengundang para mudir dan staf di setiap jenjang dalam agenda pembinaan pimpinan satuan pendidikan di lingkungan pesantren Persis 7 Cempakawarna, dengan menghadirkan pembina pesantren, Ust. Dr. Pepen Irfan Fauzan, M.Hum, sekretaris Bidang Tarbiyah PP Persis. Pembinaan ini dilaksanakan di Ruang Rapat PPI 7 Cempakawarna, pukul 13.30 WIB sampai pukul 14.00 WIB.

Hadir dalam agenda pembinaan tersebut mudirul'am, Ust. Drs. H. Aep Saepudin, sekretaris pesantren, Ust. Yusuf Awaludin, M.M., serta asatidzah pimpinan perwakilan di tiap jenjang. Dari tingkat ibtidaiyah, MI Persis Cempakawarna dihadiri oleh mudir, Ust. H. Fauzi Rahmanul Hakim, M.Pd., wakamad bidang kurikulum, Ust. Muhammad Iqbal, S.IP., serta bendahara madrasah, Ibu Heni Nuraeni.

Pada sesi sambutan, Ust. Aep, selaku mudirul'am, memaparkan berbagai agenda dan kemajuan pesantren yang telah dilakukan dalam kurun waktu terakhir. Beliau menjelaskan, PPI 7 Cempakawarna telah melakukan studi tiru ke PPI 153 Al-Firdaus, Cipatat Kabupaten Bandung, sebagai upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan di pesantren.

"Selain itu, alhamdulillah PPI 7 Cempakawarna terus mengupayakan untuk mewujudkan hadirnya asrama bagi para santri, meskipun untuk saat ini belum sepenuhnya representatif," ungkap beliau.

Dalam sesi pembinaan, Ust. Pepen mengapresiasi seluruh perkembangan dan agenda yang telah dilaksanakan oleh pesantren. Sebagai pesantren yang telah lama berdiri, beliau mengungkapkan rasa bangga akan hadirnya PPI 7 Cempakawarna yang terus berkomitmen mencetak generasi ulul albab mutafaqqihu fiddin, sesuai dengan cita-cita pendidikan pesantren Persis.

Beliau menambahkan, ada hal yang paling esensial yang perlu dimiliki dan terus digali oleh PPI 7 Cempakawarna, yaitu kekhasan pesantren persis 7 Cempakawarna yang menjadi diferensiasi dengan lembaga pendidikan atau pesantren-pesantren yang lain. Beliau meyakini, PPI 7 Cempakawarna memiliki hal-hal potensial yang menjadi daya pikat masyarakat untuk me-masantren-kan putra-putrinya disini.

"Keterbatasan fasilitas dan sarana pra-sarana tidak melulu menjadi faktor penghambat kemajuan suatu lembaga, tetapi bagaimana kita pandai-pandai memanfaatkan fasilitas yang ada untuk kelancaran pendidikan," tambahnya.

Di akhir sesi pembinaan, Ust. Pepen memberikan masukan terkait pondasi pendidikan yang bercirikan khas Pesantren Persis 7 Cempakawarna. Masukan beliau ini didasarkan pada kultur lokal, dengan tetap memperhatikan perkembangan zaman hingga saat ini. 

"Saya namakan pondasi tersebut adalah Sigma Cempaka," jelasnya.

Terkait masukan ini, Ust Pepen mempersilakan pihak pesantren untuk menggali dan mengumpulkan berbagai indikator kinerja umum demi terciptanya pribadi yang ber-Sigma Cempaka. iq.

Powered by Froala Editor

0 Comments

    No comments yet. Be the first to comment!

Leave a Comment